Madina (ANTARA) - Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Saipullah Nasution mengusulkan anggaran rehabilitasi dua Balai Benih Ikan (BBI) di daerah itu untuk memulihkan produksi ikan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
Dua BBI yang akan direhabilitasi tersebut berada di Desa Saba Jambu, Kecamatan Panyabungan, dan Desa Tanjung Mompang, Kecamatan Panyabungan Utara.
"Insya Allah, tahun ini keduanya diperbaiki, termasuk saluran airnya sehingga kembali bisa dimaksimalkan seperti saat baru dibangun," ujar Saipullah setelah meninjau kondisi BBI Saba Jambu, Selasa (1/9).
Ia mengatakan perbaikan juga akan mencakup pengangkatan sedimen yang menumpuk di dalam kolam agar fungsi kolam dapat kembali optimal.
Saipullah berharap rehabilitasi tersebut dapat mengembalikan produktivitas BBI seperti saat awal dibangun. BBI Saba Jambu, kata dia, pernah mampu menghasilkan ikan hingga 2,5 ton per minggu.
Menurut dia, keberadaan BBI yang produktif penting untuk memenuhi kebutuhan ikan di Kabupaten Madina. Selain mendukung pembudidaya ikan, produksi lokal juga diharapkan dapat memasok kebutuhan ikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Kita berharap ini jalan dulu dengan bagus, sehingga kebutuhan ikan di MBG, dapur-dapur kita, kita berharap bisa kita suplai dari sini," ujarnya.
Bupati juga meminta Dinas Perikanan fokus membenahi BBI tersebut hingga dapat beroperasi secara rutin. Setelah produksi berjalan baik, pemerintah daerah akan mendorong pembudidaya ikan di Madina untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dari pengelolaan BBI.
"Nanti setelah jalan dengan rutin, kita akan berbagi ilmu kepada petani-petani, petambak-petambak kita yang ada di Madina," katanya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perikanan Madina Alinafiah Nasution mengatakan kondisi dua BBI tersebut saat ini mengalami kerusakan cukup parah, baik pada kolam maupun sarana pendukung.
"Baik kolam, saluran air, maupun sarana pendukung lainnya sudah tidak layak. Makanya perlu dilakukan rehabilitasi total agar bisa beroperasi optimal kembali," katanya.
Alinafiah mengatakan BBI Saba Jambu sebelumnya mampu menghasilkan ikan hingga 2,5 ton per pekan sebelum mengalami kerusakan.
"Alhamdulillah, Pak Bupati sudah menyetujui untuk dilakukan rehabilitasi BBI di dua desa itu," ujarnya.
Dengan rehabilitasi tersebut, pemerintah daerah berharap BBI kembali berfungsi secara optimal sehingga produksi ikan lokal meningkat dan kebutuhan ikan masyarakat serta program MBG dapat dipenuhi dari Madina.
Pewarta: Holik
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.