BUMI Resmi Kuasai Perusahaan Tambang Emas Australia, Sahamnya Naik 4,7% - Korporasi Katadata.co.id

September 2026 ยท 3 minute read

Emiten konglomerasi Grup Bakrie-Salim yakni PT Bumi Resources Tbk (BUMI), resmi mengakuisisi penuh saham perusahaan tambang emas berbasis Australia, Loyal Metals Limited. Nilai transaksi akuisisi tersebut mencapai sekitar Rp 1 triliun.

Seiring dengan aksi itu, saham BUMI terpantau naik 4,76% atau 10 poin ke level 220 pada perdagangan bursa intraday pukul 09.14 WIB. Valuasi perdagangan mencapai Rp 399,08 miliar dan diperdagangkan sebanyak 18,48 juta lot.

Direktur BUMI R.A. Sri Dharmayanti mengatakan transaksi akuisisi telah rampung pada 4 September 2026. BUMI melakukan akuisisi melalui anak usahanya di Australia, Bumi Resources Australia Pty Ltd (BRA).

"Sebagaimana disebutkan di atas, selanjutnya perseroan melalui BRA merupakan pemegang 100% saham di Loyal," tulis Sri dalam keterbukaan informasi yang dikutip Senin (7/9).

Dalam transaksi tersebut, BRA mengakuisisi 175.710.515 saham Loyal Metals atau setara dengan 100% saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Sebelumnya, mayoritas pemegang saham Loyal Metals telah menyetujui rencana akuisisi oleh BUMI melalui skema pengaturan atau scheme of arrangement yang memerlukan persetujuan pengadilan.

Berdasarkan skema tersebut, BUMI menawarkan pembayaran tunai sebesar A$0,45 untuk setiap saham Loyal Metals. Penawaran dilakukan dengan sejumlah persyaratan yang sebelumnya telah diumumkan perusahaan kepada Australian Securities Exchange (ASX) pada 27 April 2026.

"Dengan dipenuhinya berbagai persyaratan sebagaimana telah diumumkan sebelumnya oleh Perusahaan kepada ASX pada tanggal 27 April 2026," tulis Loyal Metals dalam pengumumannya pada Jumat (21/8).

Dalam pemungutan suara, sebanyak 99,86% suara pemegang saham Loyal Metals mendukung skema akuisisi tersebut. Sementara itu, 95,96% pemegang saham yang hadir dan memberikan suara, baik secara langsung maupun melalui kuasa, juga menyetujui transaksi.

Persetujuan tersebut melanjutkan proses akuisisi yang telah berjalan sejak Juli 2026. Sebelumnya, Mahkamah Agung Australia Barat memberikan persetujuan kepada Loyal Metals untuk mengirimkan Scheme Booklet kepada pemegang saham dan menggelar rapat pemegang saham.

Loyal Metals kemudian mendaftarkan Scheme Booklet kepada Australian Securities and Investments Commission (ASIC) pada 14 Juli 2026. Proses selanjutnya dilanjutkan dengan sidang pengadilan untuk memperoleh persetujuan atas skema akuisisi.

Dalam transaksi tersebut, pemegang saham Loyal Metals menerima pembayaran tunai A$0,45 per saham. Harga penawaran itu menempatkan valuasi ekuitas Loyal Metals sekitar A$ 79,11 juta.

Penawaran BUMI tersebut sekitar 40,6% lebih tinggi dibandingkan harga penutupan saham Loyal Metals pada 24 April 2026 yang berada di level A$0,32 per saham.

Harga penawaran juga 47,4% lebih tinggi dibandingkan volume weighted average price (VWAP) lima hari perdagangan dan 49,6% di atas VWAP 10 hari perdagangan terakhir.

Manajemen Loyal Metals sebelumnya mengatakan transaksi dengan BUMI memberikan kepastian pembayaran tunai penuh kepada pemegang saham dengan nilai premium yang menarik.

Akuisisi tersebut juga dinilai dapat mengurangi risiko yang dihadapi pemegang saham terkait pengembangan proyek-proyek tambang Loyal Metals yang berada di Australia dan Kanada.