Bulog Sumut: Stok 57.375 ton beras cukup penuhi kebutuhan masyarakat - ANTARA News Sumatera Utara

July 2026 · 2 minute read

Medan (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menyatakan stok 57.375 ton di gudang cukup untuk memenuhi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan bantuan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Stok total gudang masih kuat dalam memenuhi program tersebut untuk kebutuhan masyarakat," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Rabu.

Budi mengatakan penyaluran bantuan pangan sebelumnya pada periode Februari-Maret 2026 membutuhkan sekitar 35.000 ton beras, sedangkan stok lainnya dialokasikan untuk memenuhi kuota penyaluran beras SPHP melalui mitra Bulog.

"Untuk itu, kami meyakini stok 57.375 ton beras di gudang masih dapat memenuhi kebutuhan masyarakat melalui program SPHP maupun bantuan pangan," ujarnya.

Ia mengatakan Bulog akan meminta tambahan stok dari pusat setelah penyaluran bantuan pangan periode Juli sudah dilakukan.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan penyerapan gabah kering dari petani di setiap daerah guna memperkuat stok beras tersebut.

Bulog Sumut menyatakan penyerapan gabah dari petani telah mencapai 34.000 ton atau setara 17.000 ton beras dari target pengadaan sekitar 70.000 ton gabah kering atau 35.000 ton setara beras pertengahan Juli 2026.

Budi mengatakan realisasi penyerapan diyakini terus meningkat pada Agustus dan September 2026 seiring dimulainya masa panen di sejumlah daerah.

Daerah tersebut di antaranya Kabupaten Deli Serdang, Langkat, Serdang Bedagai, Simalungun, dan Tapanuli Utara, Kabupaten Batu Bara.

Untuk mengoptimalkan penyerapan, kami terus memperkuat kerja sama dengan gabungan kelompok tani (gapoktan), pemerintah daerah, TNI, dan pemangku kepentingan lainnya.

Sebagai operator pemerintah di bidang pengelolaan pangan, Bulog bertugas menyerap gabah petani sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram.

Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.