Bulog Bengkulu serap 4.050 ton gabah petani lampaui target 3.100 ton - ANTARA News Bengkulu

July 2026 · 2 minute read

Bengkulu (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Bengkulu berhasil menyerap gabah petani sebanyak 4.050 ton setara beras hingga akhir semester pertama 2026 atau melampaui target pengadaan yang ditetapkan pemerintah untuk tahun 2026 sebanyak 3.100 ton setara beras.

"Alhamdulillah kita sudah achieve. Dari target yang diberikan oleh Kementerian Pertanian untuk Provinsi Bengkulu kurang lebih 3.100 ton setara beras, serapan kita sudah sekitar 4.050 ton setara beras. Serapan tersebut kita dapatkan pada musim tanam pertama 2026," kata Kepala Bulog Kanwil Bengkulu Doddy Syahrial di Bengkulu, Sabtu.

Doddy mengatakan capaian tersebut menunjukkan penyerapan gabah dan beras petani di Bengkulu pada musim tanam pertama berjalan optimal sehingga mampu melampaui target yang ditetapkan pemerintah.

Menurut dia, hasil serapan tersebut turut memperkuat cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog sekaligus menjaga ketersediaan stok beras daerah.

Doddy mengatakan Bulog kini mulai mempersiapkan penyerapan gabah dan beras pada musim tanam kedua 2026 dengan memanfaatkan potensi panen yang masih berlangsung di sejumlah kabupaten di Provinsi Bengkulu.

Berdasarkan proyeksi Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, lanjut dia masih terdapat potensi tambahan serapan sekitar 1.000 hingga 1.200 ton setara beras hingga akhir tahun.

Dengan tambahan tersebut, Bulog Bengkulu optimistis total serapan beras sepanjang 2026 dapat mencapai sekitar 5.500 hingga 6.000 ton setara beras.

Doddy mengatakan pihaknya akan terus mengoptimalkan penyerapan gabah petani sebagai upaya menjaga harga jual hasil panen di tingkat petani sekaligus memperkuat stok cadangan beras pemerintah di Bengkulu.

Selain untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, stok tersebut juga dapat dimanfaatkan mendukung berbagai penugasan pemerintah, termasuk penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat apabila kembali mendapat penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada sisa 2026.

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.