BRI perkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan masyarakat Bawomataluo - ANTARA News Sumatera Utara

August 2026 · 3 minute read

Medan (ANTARA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan masyarakat di Desa Bawomataluo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, dengan mengembangkan potensi ekonomi, UMKM, dan pariwisata setempat.

RCEO BRI Region 1 Medan Novian Supriatno mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui sejumlah kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BRI memberikan manfaat kepada masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” kata Novian dalam keterangan yang diterima di Medan, Sabtu (22/8).

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi dukungan penguatan ekonomi masyarakat, pemeriksaan kesehatan gratis, hiburan rakyat, serta aktivasi BRI Peduli "Satu Tanda, Sejuta Harapan" bagi masyarakat terdampak bencana.

Menurut Novian, Desa Bawomataluo memiliki potensi budaya, sosial, ekonomi, dan pariwisata yang dapat dikembangkan secara beriringan untuk menciptakan peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Indonesia tidak akan tumbuh kuat jika pembangunan hanya terkonsentrasi di kota. Pertumbuhan harus dirasakan hingga desa. Karena itu, potensi yang ada di desa harus dikembangkan menjadi aktivitas ekonomi yang produktif, menciptakan peluang usaha, memperkuat UMKM, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan penguatan ekonomi masyarakat desa sejalan dengan program Desa BRILiaN yang dikembangkan BRI melalui empat aspek, yakni BUMDesa, digitalisasi, inovasi, dan keberlanjutan.

Program tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan sumber daya lokal, memperkuat kelembagaan ekonomi, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta membangun ekosistem ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Menurut dia, kekayaan sejarah dan budaya Bawomataluo juga memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Potensi tersebut dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan ekonomi, seperti UMKM, kerajinan, kuliner, jasa wisata, serta usaha pendukung pariwisata lainnya.

“UMKM adalah bagian penting dari ekonomi masyarakat. Di balik satu usaha terdapat keluarga, tenaga kerja, dan rantai ekonomi yang ikut bergerak. Karena itu, memperkuat UMKM berarti memperkuat fondasi ekonomi masyarakat,” katanya.

Komitmen BRI tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Selatan Amsarno Satriawan Sarumaha mengatakan kehadiran BRI memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada BRI yang telah hadir dan mengambil bagian dalam kegiatan di Bawomataluo. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, menggerakkan ekonomi, sekaligus memperkenalkan potensi Bawomataluo kepada masyarakat luas dan wisatawan,” ujarnya.

Camat Fanayama Welhellmus Haria mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan potensi budaya dan kehidupan masyarakat Bawomataluo kepada wisatawan.

Sementara itu, Kepala Desa Bawomataluo Teruna Wau berharap dukungan BRI dapat mendorong pengembangan UMKM dan pariwisata di wilayah tersebut.

“Kami berharap potensi desa, UMKM dan pariwisata dapat semakin berkembang sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Selain pemberdayaan ekonomi, BRI menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Bawomataluo yang meliputi pemeriksaan kesehatan dasar dan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan.

BRI Peduli juga menghadirkan aktivasi "Satu Tanda, Sejuta Harapan" sebagai bentuk solidaritas bagi masyarakat terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam program tersebut, setiap stiker yang ditempelkan peserta dikonversikan menjadi donasi sebesar Rp50.000. Donasi selanjutnya disalurkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana serta mendukung pemulihan fasilitas umum yang mengalami kerusakan.

“Pesan yang ingin kami sampaikan sederhana: kepedulian harus diwujudkan menjadi aksi. Satu stiker mungkin terlihat kecil, tetapi jika ribuan orang bergerak bersama, dampaknya dapat menjadi besar,” kata Novian.

Novian menegaskan BRI akan terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, pengembangan potensi desa, digitalisasi, kesehatan, pariwisata, dan kepedulian sosial.

“Indonesia yang kuat dibangun dari masyarakat yang berdaya. Karena itu, BRI akan terus hadir untuk memperkuat potensi tersebut dan memastikan pertumbuhan dapat dirasakan semakin luas,” ujar Novian.

Pewarta: Aris Rinaldi Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.