Timika (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan/BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Mimika, Papua Tengah memperkuat sinergi dan komitmen bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika untuk memberikan perlindungan kepada pekerja jasa konstruksi di wilayah itu.
Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Mimika Andhika Catur Putra dalam keterangan di Timika, Sabtu, mengatakan sektor jasa konstruksi merupakan salah satu sektor dengan tingkat risiko kerja yang cukup tinggi.
"Sehingga pekerja perlu mendapatkan perlindungan yang memadai melalui program BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.
Sinergi bersama tersebut dilakukan melalui rapat kordinasi bersama dengan Dinas PUPR Mimika pada Kamis (13/8) di Kota Timika.
Melalui sinergi yang kuat antara BPJAMSOTEK Mimika dan Dinas PUPR Mimika diharapkan seluruh pekerja jasa konstruksi memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Perlindungan ini penting untuk memberikan rasa aman bagi pekerja dan keluarganya apabila terjadi risiko kerja selama pelaksanaan proyek," ujarnya.
Melalui rapat koordinasi itu, juga diharapkan kepatuhan pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan di sektor jasa konstruksi semakin meningkat, sehingga seluruh pekerja konstruksi di Kabupaten Mimika dapat bekerja dengan aman, terlindungi, dan memperoleh manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan secara optimal.
Ia menyebut dalam rapat koordinasi itu Pemerintah Mimika menyambut baik pelaksanaan koordinasi tersebut dan menegaskan komitmen untuk mendukung implementasi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan pada setiap kegiatan konstruksi di Kabupaten Mimika.
Dalam pertemuan itu, juga dibahas berbagai strategi untuk mengoptimalkan perlindungan pekerja jasa konstruksi, mulai dari proses pendaftaran tenaga kerja pada setiap proyek, mekanisme pelaporan, hingga penguatan pengawasan terhadap kepatuhan pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan pada kegiatan pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Mimika.
Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.