Bidik gelar Grand Slam kelima, Sinner waspadai Zverev di final

July 2026 · 2 minute read

Jakarta (ANTARA) - Jannik Sinner membidik gelar Grand Slam kelima sepanjang kariernya saat menghadapi Alexander Zverev pada final Wimbledon 2026, setelah menyingkirkan Novak Djokovic di babak semifinal, Sabtu WIB.

Juara bertahan Wimbledon itu akan menghadapi Zverev pada partai puncak, Minggu (12/7), dengan modal catatan pertemuan 10-4, termasuk memenangi empat duel melawan petenis Jerman tersebut musim ini. Meski demikian, Sinner menilai laga final akan menjadi tantangan yang berbeda.

"Saya senang bisa menghadapinya. Saya akan berusaha menampilkan permainan terbaik, lalu kita lihat bagaimana hasilnya. Yang pasti, pertandingan nanti akan sangat berat dan sangat berbeda dibandingkan semua pertemuan kami sebelumnya," kata Sinner dikutip dari ATP.

Sinner mengatakan status Zverev sebagai juara Grand Slam setelah meraih gelar Roland Garros membuat pertandingan final kali ini tidak bisa disamakan dengan pertemuan-pertemuan mereka sebelumnya.

Baca juga: Sinner kalahkan Djokovic untuk melaju ke final Wimbledon

Baca juga: Djokovic tidak puas cuma sampai semifinal Wimbledon

Sebelum melangkah ke final, petenis nomor satu dunia itu tampil dominan dengan mengalahkan Djokovic dalam straight set. Meski hanya menghadapi satu break point sepanjang pertandingan, Sinner mengakui duel melawan peraih 24 gelar Grand Slam tersebut tidak pernah mudah.

"Melawan Novak, jika ingin mengimbanginya, Anda harus memainkan tenis terbaik. Hari ini saya melakukan servis dengan sangat baik dan itu sangat membantu," ujar Sinner.

Ia mengatakan pertandingan bisa berubah menjadi jauh lebih sulit apabila Djokovic mampu mematahkan servisnya pada set ketiga.

"Novak adalah lawan yang sangat sulit karena dia selalu memberikan tekanan. Tidak mudah bermain melawannya, tetapi saya puas dengan penampilan hari ini," kata petenis berusia 24 tahun itu.

Sinner juga memberikan apresiasi kepada Djokovic yang dinilainya masih mampu bersaing di level tertinggi.

"Sangat luar biasa melihat dia masih mampu menampilkan level permainan seperti ini. Dia adalah inspirasi bagi kami semua, terutama generasi muda, tentang bagaimana pola pikir yang baik dapat memberikan dampak besar bagi kondisi fisik maupun mental," ujar Sinner.

Baca juga: Zverev jaga asa ukir sejarah usai capai final Wimbledon perdana

Baca juga: Zverev capai final Wimbledon pertama setelah hentikan Fery

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.