BEI: Pasar modal Sulteng semakin tumbuh positif
Selasa, 21 Juli 2026 19:29 WIB
Arsip- Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Tengah Putri Irnawati menjelaskan terkait perkembangan pasar modal Sulteng 2025. (ANTARA/Moh Ridwan)
Kota Palu (ANTARA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan pasar modal di Sulawesi Tengah (Sulteng) semakin tumbuh positif, seiring meningkatnya minat masyarakat melantai di pasar saham.
"Presentasi jumlah investor pasar modal secara YoY atau sejak Juni 2025 hingga Juni 2026 tumbuh sebesar 103 persen atau 263.158 orang Single Investor Identification (SID),di bandingkan tahun sebelumnya hanya 135.509 orang," kata Kepala BEI Perwakilan Sulawesi Tengah Putri Irnawati di Palu, Selasa.
Ia menjelaskan investor pasar saham juga mengalami pertumbuhan di angka 56,5 persen, maka dengan peningkatan jumlah orang melantai di bursa efek tidak terlepas dari berbagai kegiatan penguatan dan literasi keuangan dilakukan pihaknya di berbagai segmen.
Hingga Juni 2026 KP BEI Sulawesi Tengah telah menjalin kerja sama dalam hal pendirian Galeri Investasi bersama 29 institusi yang berasal dari pemerintah daerah (pemda), perguruan tinggi negeri dan swasta, SMA/kejuruan dan asosiasi dan komunitas lainnya.
Adapun kegiatan telah dilakukan pihaknya yakni training of trainers peningkatan literasi dan inklusi Keuangan khususnya pasar modal kepada 1.000 guru SMA/SMK se-Sulteng,
Lalu sekolah pasar modal level 1 bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Apindo Sulteng dan ASN lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai Kepulauan, dan lainnya.
"Lewat kampanye literasi dilakukan selama ini kami berharap informasi terkait investasi pasar modal dapat diakses oleh semua masyarakat di Sulteng, sehingga mereka bisa memanfaatkan instrumen investasi di pasar modal dan terhindar dari penawaran-penawaran investasi bodong," ucap Putri.
Ia memaparkan, data perdagangan saham BEI selama periode 13-17 Juli 2026 ditutup pada zona positif, peningkatan tertinggi rata-rata nilai transaksi harian yaitu sebesar 36,25 persen menjadi Rp13,99 triliun dari Rp10,27 triliun pada pekan sebelumnya.
Kemudian, data rata-rata volume transaksi harian pekan ini turut mengalami kenaikan sebesar 27,75 persen menjadi Rp26,17 miliar lembar saham, dari Rp20,49 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini juga mengalami peningkatan, yakni sebesar 24,60 persen menjadi 2,33 juta kali transaksi dari 1,87 juta kali transaksi pada pekan lalu.
"Kapitalisasi pasar BEI juga ditutup meningkat yaitu sebesar 3,95 persen menjadi Rp10.749 triliun dari Rp10.340 triliun pada pekan sebelumnya," tuturnya.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026