Bengkayang (ANTARA) - Kantor Bea Cukai Jagoi Babang, Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar), telah memfasilitasi ekspor sebanyak 306,8 ton petai ke Malaysia dengan nilai mencapai Rp3,11 miliar selama Semester I 2026.
"Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya pemanfaatan jalur ekspor oleh pelaku usaha dalam memasarkan komoditas unggulan daerah ke pasar internasional," ujar
Kepala Bea Cukai Jagoi Babang Arman Tarmidzi di Bengkayang, Minggu.
Arman mengatakan ekspor petai tersebut menunjukkan komoditas pertanian asal Kalimantan Barat memiliki daya saing dan permintaan yang baik di pasar Malaysia.
"Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara Bea Cukai, petani, pelaku usaha, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam mengoptimalkan potensi komoditas unggulan daerah," katanya.
Menurut dia, Bea Cukai terus menjalankan fungsi sebagai trade facilitator dan industrial assistance melalui pelayanan kepabeanan yang cepat, mudah, serta pendampingan kepada eksportir agar proses pengiriman barang ke luar negeri dapat berlangsung secara efisien dan berkelanjutan.
Ia mengatakan pendampingan tersebut juga diarahkan untuk mendorong semakin banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mampu menembus pasar ekspor sehingga tidak hanya bergantung pada pasar domestik.
"Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik dan asistensi kepada para pelaku usaha agar semakin banyak UMKM yang berorientasi ekspor. Kami berharap keberhasilan ekspor petai ini menjadi motivasi bagi eksportir untuk terus mengembangkan komoditas unggulan daerah," ujar dia.
Arman menilai peningkatan ekspor komoditas pertanian memberikan dampak ekonomi yang luas, mulai dari peningkatan devisa negara, perluasan akses pasar produk Indonesia, hingga mendorong peningkatan pendapatan petani dan masyarakat di wilayah perbatasan.
Selain itu, aktivitas ekspor juga dinilai mampu menciptakan nilai tambah bagi produk pertanian lokal, memperkuat daya saing UMKM, serta membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru di sektor pertanian dan perdagangan.
Ia menambahkan, Bea Cukai Jagoi Babang akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan instansi terkait untuk menciptakan eksportir baru serta meningkatkan kontribusi ekspor komoditas unggulan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.
Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.