AKURAT.CO PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (Batavia) meluncurkan Batavia Gold Sharia Equity USD (BAGOS), produk reksa dana saham berbasis syariah dalam denominasi dolar AS.
Produk ini menyasar nasabah dengan profil risiko agresif yang ingin melakukan diversifikasi portofolio melalui eksposur ke sektor emas dan logam secara global.
BAGOS berinvestasi pada perusahaan-perusahaan pertambangan dengan fokus pada subsektor emas, perak, logam mulia, tembaga, serta industri logam dan pertambangan lainnya.
Baca Juga: Batavia PIK Hadirkan “Pekan Boedaja”, Panggung Perempuan Nusantara Sepanjang April
Produk tersebut menjadi salah satu pilihan investasi bagi nasabah yang ingin menempatkan aset dalam denominasi dolar AS sekaligus memperoleh eksposur terhadap saham perusahaan sektor pertambangan.
Direktur BCA, Haryanto T. Budiman mengatakan, peluncuran BAGOS merupakan bagian dari upaya perseroan memperluas pilihan instrumen investasi bagi nasabah, khususnya investor dengan profil risiko agresif.
“Di tengah dinamika ekonomi global, kolaborasi BCA dengan Batavia melalui peluncuran Reksa Dana Batavia Gold Sharia Equity USD ini diharapkan mampu memberikan ragam pilihan investasi bagi nasabah dengan profil risiko agresif yang menginginkan eksposur pada sektor emas dan logam mulia,” ujar Haryanto dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).
Bagi nasabah yang berminat, pembelian awal BAGOS ditetapkan mulai USD10.000. Sementara pembelian berikutnya dapat dilakukan dengan minimum USD100.
Dengan denominasi dolar AS, produk tersebut memberikan alternatif bagi nasabah yang ingin melakukan diversifikasi aset dalam mata uang valuta asing.
Namun, karena merupakan reksa dana saham dengan profil risiko agresif, nilai investasi tetap dapat berfluktuasi mengikuti kondisi pasar dan kinerja aset yang menjadi portofolionya.
Presiden Direktur PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen, Lilis Setiadi mengatakan, kerja sama dengan BCA juga ditujukan untuk memperluas akses nasabah terhadap produk investasi berbasis valuta asing.