Bayar Retribusi Pasar Kini Lebih Praktis, Bank Mantap Gandeng Perumda Kota Kupang |Republika Online

September 2026 · 2 minute read

PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menjalin kerja sama dengan Perumda Pasar Kota Kupang untuk mendorong digitalisasi pembayaran retribusi dan transaksi pedagang di pasar-pasar Kota Kupang.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG – PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menjalin kerja sama dengan Perumda Pasar Kota Kupang untuk mendorong digitalisasi pembayaran retribusi dan transaksi pedagang di pasar-pasar Kota Kupang. Kolaborasi tersebut ditujukan untuk menghadirkan transaksi yang lebih mudah, aman, transparan, dan efisien.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang di Meeting Room Umera Kofie, Selasa (15/9/2026).

Acara tersebut dihadiri Direktur Funding (Retail & Network) Bank Mandiri Taspen Rizky Olyvia Nasution dan Direktur Perumda Pasar Kota Kupang Ganda Raymond Tadjo Tallo beserta jajaran kedua institusi.

Melalui kerja sama ini, Bank Mandiri Taspen akan menyediakan layanan perbankan digital untuk mendukung pengelolaan transaksi Perumda Pasar Kota Kupang, salah satunya melalui Mantap Cash Management (MCM). Perumda Pasar Kota Kupang juga akan memanfaatkan Virtual Account (VA) dan QRIS untuk pembayaran iuran, jasa pelayanan, serta kewajiban pembayaran lainnya dari penyewa lahan, pedagang, pelapak, dan pengguna jasa pasar.

Direktur Funding (Retail & Network) Bank Mandiri Taspen Rizky Olyvia Nasution mengatakan digitalisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemudahan transaksi bagi pedagang sekaligus mendukung tata kelola pasar yang lebih efektif dan transparan.

“Penandatanganan kerja sama ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah nyata dalam membangun ekosistem pasar yang lebih modern, transparan, mudah, dan inklusif melalui pemanfaatan layanan digital. Kami berharap pembayaran retribusi dapat dilakukan secara mudah, cepat, aman, dan tercatat sehingga memberikan manfaat bagi pemerintah daerah, pengelola pasar, dan tentunya para pedagang,” kata Rizky dalam sambutannya.