Barcelona dan PSG dikabarkan menyepakati transfer Ferran Torres

August 2026 · 2 minute read

Barcelona dan PSG dikabarkan menyepakati transfer Ferran Torres

Jumat, 14 Agustus 2026 07:12 WIB

Image Print

Penyerang Timnas Spanyol Ferran Torres (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Argentina pada laga final Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion New York, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026) waktu setempat. ANTARA/Xinhua/Hu Xingyu/aa.

Jakarta (ANTARA) - Barcelona dan Paris Saint-Germain (PSG) dikabarkan telah menyepakati transfer penyerang timnas Spanyol, Ferran Torres.

Berdasarkan Diaro Sport, pada Jumat, kesepakatan transfer pencetak gol di final Piala Dunia 2026 itu sudah rampung setelah kedua klub menyelesaikan negosiasi yang berlangsung selama beberapa pekan.

Menurut laporan Fabrizio Romano, PSG membayar biaya transfer tetap sebesar 48,5 juta euro atau sekira Rp900 miliar. Torres akan menandatangani kontrak hingga 2031.

Torres dijadwalkan terbang ke Paris dalam beberapa jam ke depan untuk menjalani tes medis dan menandatangani kontrak. Setelah itu, pemain kelahiran Valencia tersebut akan langsung bergabung dengan skuad asuhan Luis Enrique.

Barcelona sempat menolak tawaran awal PSG, sebelum kedua klub kembali melakukan negosiasi hingga mencapai kesepakatan.

Transfer tersebut dinilai menjadi salah satu langkah penting Barcelona dalam mengatur skuad dan kondisi finansial klub.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, bersama direktur olahraga klub juga memberikan izin khusus kepada Torres untuk tidak mengikuti latihan pada Rabu dan Kamis.

Barcelona memilih melepas Torres lebih awal demi memastikan proses transfer tidak terganggu. Padahal, batas waktu Torres untuk kembali berlatih setelah Piala Dunia 2026 adalah 12 Agustus.

Torres kini akan memperkuat PSG, klub yang berstatus juara bertahan Liga Champions. Dia akan menjadi bagian dari skuad Luis Enrique untuk menghadapi musim 2026/27.

Pewarta : Hendri Sukma Indrawan
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.