Bagikan:
JAKARTA - Badan Karantina Indonesia (Barantin) menegaskan akan menghentikan sementara (suspend) kegiatan ekspor perusahaan yang tidak segera memenuhi rekomendasi hasil audit General Administration of Customs of the People's Republic of China (GACC).
Kepala Barantin Abdul Kadir Karding mengatakan, langkah tersebut diperlukan untuk menjaga kepercayaan pasar Tiongkok terhadap komoditas ekspor Indonesia sekaligus melindungi reputasi sistem karantina nasional.
"Kepercayaan pasar internasional merupakan aset yang harus dijaga bersama. Karena itu, Barantin akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi hasil audit secara cepat, transparan, dan terukur agar produk Indonesia tetap memenuhi persyaratan negara tujuan," ujar Karding dikutip dari pesan elektronik, Jakarta, Senin, 27 Juli.
Ia menegaskan, Barantin lebih memilih menghentikan sementara ekspor perusahaan yang belum memenuhi persyaratan dibandingkan menunggu tindakan serupa dilakukan otoritas karantina Tiongkok.
"Lebih baik kami yang melakukan suspend di dalam negeri daripada pihak GACC yang menjatuhkan suspend. Ini menyangkut hubungan antarnegara dan kredibilitas produk Indonesia," katanya.
Menurut Karding, audit GACC menemukan sejumlah aspek yang masih perlu diperbaiki, seperti sistem pengawasan, keamanan pangan, ketertelusuran produk, hingga kelayakan sarana dan prasarana perusahaan.
Salah satu komoditas yang menjadi perhatian utama ialah sarang burung walet, mengingat Indonesia merupakan pemasok utama produk tersebut ke pasar Tiongkok.
Ia mengatakan, perbaikan tata kelola industri walet menjadi prioritas karena sektor tersebut menyerap banyak tenaga kerja sekaligus menghasilkan devisa yang besar bagi negara.
Selain komoditas walet, Barantin juga akan memperkuat pengawasan pada komoditas perikanan dan tumbuhan melalui penerapan Corrective Action Plan, peningkatan sistem ketertelusuran, pengawasan higiene dan sanitasi, penguatan laboratorium, serta koordinasi lintas kementerian.
Karding menegaskan perusahaan yang tidak melaksanakan tindakan perbaikan sesuai rekomendasi audit tidak akan diberikan izin ekspor sampai seluruh persyaratan dipenuhi dan diverifikasi.
BACA JUGA:
Ia optimistis pelaksanaan rekomendasi audit secara konsisten akan memperkuat kredibilitas sistem karantina Indonesia, menjaga akses pasar Tiongkok, sekaligus meningkatkan daya saing produk nasional di pasar global.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+
Populer
27 Juli 2026, 06:25
27 Juli 2026, 11:24
27 Juli 2026, 01:02
27 Juli 2026, 08:15
27 Juli 2026, 03:14