Bank Indonesia kenalkan produk unggulan Kaltara melalui KKB 2026

August 2026 · 4 minute read

Bank Indonesia kenalkan produk unggulan Kaltara melalui KKB 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 14:16 WIB

Image Print

Kepala Perwakilan BI Provinsi Kaltara Agus Taufik dan Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang membuka Karya Kreatif Benuanta (KKB) 2026 di Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara, Kamis malam (27/8/2026). (ANTARA/HO-DKISP Kaltara)

Tanjung Selor (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menggelar Karya Kreatif Benuanta (KKB) pada Tahun 2026 untuk memperkenalkan lebih luas produk unggulan Kaltara.

“Tahun 2026 merupakan penyelenggaraan KKB ke-7 dan kita selenggarakan di Kabupaten Bulungan, tepatnya di Kebun Raya Bundayati mulai 27-30 Agustus,” ujar Kepala Perwakilan BI Provinsi Kaltara Agus Taufik di Tanjung Selor, Kaltara, Jumat.

BI dan pemerintah provinsi/kabupaten/kota se-Kaltara, kata Agus Taufik, secara rutin setiap tahun menyelenggarakan KKB yang telah dilaksanakan sejak tahun 2020 sebagai regional high level event pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kaltara. KKB 2026, lanjutnya, juga menjadi bagian dari rangkaian Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026.

“KKB ini merupakan rangkaian KKI sekaligus momentum untuk semakin memperkenalkan produk unggulan Kaltara kepada pasar yang lebih luas. Tidak hanya go nasional, tetapi juga go global,” katanya.

Dengan mengusung tema “Kreasi Benuanta Merajut Warisan, Menggerakkan Ekonomi Masa Depan”, KKB 2026 menghadirkan UMKM binaan dan mitra unggulan dari berbagai sektor, mulai dari pangan, wastra, pakaian siap pakai, ada kriya, hingga produk pertanian unggulan di Kaltara.

Kemudian jelasnya, KKB tahun ini merupakan rangkaian dari kegiatan BI Kaltara sepanjang 2026 yang bertujuan memperkuat pengembangan UMKM melalui perluasan akses pasar, digitalisasi dan pembiayaan menuju UMKM go digital, go ekspor, go global dan go founding, sekaligus melestarikan budaya lokal melalui Gelar Kreasi dan Budaya Benuanta serta Gelar Karya Busana Benuanta.

Di sisi lain, lanjutnya Agus lagi, KKB 2026 juga membawa semangat kepedulian sosial melalui aksi donor darah hasil kerja sama Palang Merah Indonesia dan Rumah Sakit Umum (RSUD) Tarakan dan juga ada kegiatan pasar murah hasil kerja sama gabungan antara Pemerintah Provinsi Kaltara, Pemerintah Kabupaten Bulungan dan Bulog.

“KKB tidak hanya mendorong UMKM dan ekonomi kreatif, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama,” tuturnya.

Disebutkannya, KKB 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan yang dikemas melalui tiga agenda utama. Yang pertama adalah KKB Fair (Pameran) yang meliputi pameran oleh 60 UMKM binaan se-Kaltara.

“Ada produk pertanian unggulan, kemudian ada pasar murah, layanan pembiayaan perbankan dan business matching ekspor, kemudian ada QRIS dan Cinta Bangga Paham Rupiah dan ada SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan),” katanya.

Kemudian juga ada museum BI yang sengaja didatangkan dari Jakarta, kegiatan donor darah, ada juga fashion show serta melibatkan 80 UMKM makanan dan minuman lainnya di sekitar wilayah Bulungan.

Yang kedua, lanjut dia, yaitu KKB Forum, yang meliputi pelatihan literasi keuangan dan akses pembiayaan yang diikuti oleh sekitar 100 peserta UMKM, fashion desain class yang diikuti lima tim terpilih setingkat Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan, serta pelatihan diversifikasi pangan dan serta demo memasak.

“Yang ketiga adalah KKB Competition meliputi lomba kreasi pangan lokal, desain fashion tingkat pelajar, tadi juga diselenggarakan yel-yel pramuka tingkat SMA/sederajat, karya jurnalistik serta kompetisi konten kreator,” ujarnya.

Untuk semakin menyemarakkan KKB 2026, BI kata dia, juga menghadirkan hiburan dari sejumlah artis nasional dengan harapan semakin menarik partisipasi masyarakat Kaltara untuk hadir menikmati rangkaian kegiatan sekaligus memberikan dukungan kepada seluruh pengusaha UMKM dan produk-produk unggulan dari Kaltara.

Melalui KKB 2026 ini, tambahnya, BI ingin memastikan bahwa UMKM Kaltara tidak hanya tumbuh tapi juga semakin berdaya saing dan naik kelas. Kemudian pada saat yang sama kekayaan budaya dan kreativitas lokal yang menjadi identitas Benuanta tetap terjaga dan terus dikembangkan menjadi sumber nilai tambah ekonomi daerah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kaltara untuk turut menyukseskan KKB 2026 ini dengan hadir menggunakan dan membeli produk UMKM Kaltara karena setiap produk lokal yang kita gunakan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan usaha, penciptaan lapangan kerja dan tentunya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Kaltara,” tutupnya.
Baca juga: BI Kaltara: Pencatatan keuangan penting untuk pengembangan UMKM
Baca juga: 120 ribu warga Kaltara menggunakan QRIS

Pewarta : Agus Salam
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.