Bandarlampung. (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami keluhan akibat paparan debu atau abu vulkanik yang diduga berasal dari erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
"Kami membuka layanan kesehatan di seluruh Puskesmas bagi warga yang kesehatannya terdampak abu vulkanik GAK," kata Wali Kota Bandarlampung EVa Dwiana di Bandarlampung, Minggu.
Baca juga: Erupsi Anak Krakatau tebar abu di Banten, warga keluhkan mata perih
Ia mengimbau masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan, khususnya gangguan pernapasan atau gejala infeksi saluran pernapasan akut (Ispa) setelah terpapar debu vulkanik, untuk segera mendapatkan layanan kesehatan.
"Warga dapat menghubungi atau langsung mendatangi puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bandarlampung, untuk mendapatkan layanan kesehatan," kata dia.
Wali Kota Bandarlampung meminta masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
"Debu vulkanik dapat mengganggu kualitas udara, mengurangi jarak pandang, serta membuat permukaan jalan menjadi licin, sehingga masyarakat harus berhati-hati," kata dia.
Baca juga: GAK status siaga, Pemkab Lamsel imbau warga tetap tenang dan waspada
Baca juga: Erupsi Gunung Anak Krakatau diduga sebabkan dentuman tiga provinsi
Ia meminta agar masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
"Kami harap warga tidak panik, tetap tenang serta mengikuti informasi terkini terkait GAK. Terpenting tetap waspada saat beraktivitas di luar rumah serta memakai masker untuk sementara waktu," kata dia.
Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.