Sertifikat tersebut juga menjelaskan bahwa Bandara Husein Sastranegara telah memenuhi fasilitas Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Kategori 7.
Baca Juga: Peran Angkasa Pura dalam Pengelolaan Bandara di Indonesia
Corporate Secretary Group Head PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim mengatakan, hal ini sebagai kemajuan nyata dan konkret dalam persiapan optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Bandung.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan, TNI AU, Pemprov Jawa Barat, Pemkot Bandung, dan seluruh pihak atas dukungan yang diberikan kepada InJourney Airports dalam melakukan berbagai persiapan optimalisasi Bandara Husein Sastranegara,” kata Arie Ahsanurrohim melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Persiapan yang telah dilakukan InJourney Airports berfokus pada pemenuhan seluruh aspek kesiapan operasional, fasilitas dan SDM sesuai ditetapkan Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.
Salah satunya adalah perbaikan di beberapa titik runway, taxiway dan apron untuk mendukung operasional pesawat jet narrow body.
Di samping itu, InJourney Airports telah menambah kekuatan untuk meningkatkan kapasitas PKP-PK dari kategori 5 ke kategori 7. Persiapan optimalisasi juga sejalan transformasi bandara berbasis 3 pilar, yakni Premises, People dan Process.
“Pada pilar Premises untuk fasilitas berfokus pada customer experience, kami melakukan renovasi dan beautifikasi terminal penumpang dengan konsep modern dan mengedepankan perpaduan kearifan budaya Jawa Barat,” ujar Arie.
Renovasi dan beautifikasi juga mencakup fasilitas umum antara lain toilet, musholla, nursery room, serta area menunggu transportasi publik. Adapun di sisi udara (air side), perbaikan facade bangunan terminal dan instalasi taman.
Baca Juga: AP I dan AP II Resmi Merger Jadi Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports)
Salah satu fasilitas baru yang dihadirkan adalah area coworking space bagi penumpang pesawat untuk bekerja sambil menunggu keberangkatan penerbangan.
Sementara terkait pilar People untuk pelayanan staf bandara kelas dunia, dilakukan pemenuhan SDM sesuai kebutuhan secara tepat waktu.
Kemudian pada pilar Process, InJourney Airports memastikan kelancaran seluruh proses keberangkatan dan kedatangan penumpang pesawat, termasuk proses pengantaran (drop off) dan penjemputan (pick up) di bandara.
InJourney Airports optimistis persiapan optimalisasi berjalan lancar sesuai jadwal, sehingga kesiapan Bandara Husein Sastranegara dapat melayani operasional penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dan luar negeri dengan pesawat jet dan propeller, serta angkutan udara niaga tidak berjadwal dalam negeri dan luar negeri, dan angkutan udara bukan niaga dalam negeri dan luar negeri.