Asian Games: Comeback Dramatis Kalahkan China, Ubed Pastikan Medali Emas Pertama Indonesia

September 2026 ยท 2 minute read

Dian Eko Prasetio

| 24 September 2026, 20:53 WIB

Asian Games: Comeback Dramatis Kalahkan China, Ubed Pastikan Medali Emas Pertama Indonesia

Pebulutangkis putra Indonesia berselebrasi merayakan kemenangan Moh Zaki Ubaidillah atas pebulutangkis China, Weng Hongyang, pada final beregu putra Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). ANTARA/Fauzan.

AKURAT.CO, Perjuangan pantang menyerah yang ditampilkan tim bulutangkis beregu putra Indonesia di partai puncak Asian Games Aichi-Nagoya akhirnya berbuah manis.

Sempat berada di ambang kekalahan usai tertinggal 0-2, skuad Merah Putih mengukir comeback spektakuler untuk menundukkan China dengan skor 3-2 pada partai pamungkas Asian Games di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026).

Pemain muda, Moh Zaki Ubaidillah (Ubed), tampil sebagai pahlawan kemenangan Indonesia usai mengunci partai kelima bulutangkis beregu putra Asian Games kali ini.

Kemenangan ini tak hanya menyegel medali emas pertama bagi kontingen Indonesia di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Tetapi sekaligus mengakhiri puasa gelar medali emas beregu putra Indonesia di Asian Games selama 28 tahun, sejak terakhir kali diraih pada edisi 1998 di Bangkok.

Baca Juga: Asian Games: Tertinggal 0-2 Atas China di Final, Indonesia Di Ambang Kekalahan Bulutangkis Beregu Putra

Indonesia sejatinya sempat tertekan setelah Jonatan Christie takluk dengan skor 13-21, 18-21 dari Shi Yu-qi di partai pembuka. Disusul kekalahan rubber game Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dari Liang Wei-keng/Wang Chang dengan skor 20-22, 21-19, 14-21.

Namun, Merah Putih bangkit menyamakan kedudukan lewat kemenangan Alwi Farhan atas Li Shi-feng (23-21, 15-21, 21-16) serta aksi perkasa Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang membendung He Ji-ting/Liu Yi (23-21, 21-10).

Tampil di partai kelima sebagai penentu, Ubed yang memainkan debutnya di Asian Games menunjukkan mental baja. Menghadapi wakil tunggal putra China, Weng Hong-yang, pemain muda Indonesia tersebut menang dua gim langsung dengan skor ketat 23-21 dan 21-13.

Ditemui usai laga, Ubed mengaku perasaannya campur aduk setelah berhasil menuntaskan tugas mahaberat tersebut dengan sempurna di tengah situasi tim yang sempat tertinggal.

"Pastinya sangat bangga lah bisa menyumbang poin untuk tim, karena tadi sempat tertinggal ya, sempat0-2. Ya mungkin tadi saya sedikit enggak terlalu memikirkan itu sih, pasti masih yakin kalau masih bisa," kata Ubed.

"Tadi juga sempat tegang di awal-awal. Ya pastinya ada tanggung jawab lah yang harus saya selesaikan dengan baik."