AKURAT.CO, Petenis putri Belarusia, Aryna Sabalenka, tampil agresif pada putaran kedua Grand Slam Amerika Serikat Terbuka 2026.
Juara bertahan dua edisi terakhir tersebut hanya butuh waktu 54 menit untuk meredam petenis Rusia, Polina Iatcenko, dengan skor telak 6-1 dan 6-1, Rabu (2/9/2026) waktu setempat.
Kemenangan kilat di Arthur Ashe Stadium, New York, Amerika Serikat ini tak hanya mengamankan langkah Aryna Sabalenka ke putaran ketiga AS Terbuka.
Melainkan juga memperpanjang rekor impresifnya menjadi 15 kemenangan beruntun di Flushing Meadows.
Sejak awal set pembuka, keunggulan tenaga dan ritme permainan Aryna Sabalenka benar-benar membuat Iatcenko tidak berkutik.
Aryna Sabalenka langsung mengamankan double-break dan mencatatkan total enam kali break sepanjang pertandingan, masing-masing tiga di setiap setnya.
https://www.akurat.co/arena/885446/takhta-ranking-1-dunia-aryna-sabalenka-terancam-di-as-terbuka-rybakina-gauff-dan-pegula-siap-kudeta
"Saya sangat senang dengan level permainan saya. Saya telah bekerja sangat keras, tetapi sekarang saya tidak lagi memaksakan diri untuk tampil sempurna di lapangan," kata Sabalenka usai laga dikutip WTA.
"Saya menyadari tidak ada yang sempurna, dan saya hanya berusaha memaksimalkan apa yang saya miliki saat ini. Fokus saya berada di level terbaik."
Dominasi total Sabalenka atas Iatcenko tergambar jelas lewat deretan angka statistik mentereng yang diukirnya sepanjang laga.
Sekaligus mencatatkan rekor tak terkalahkan 13-0 saat berhadapan dengan petenis kualifikasi di ajang Grand Slam, di mana seluruh kemenangan diraih dua set langsung.
Ini juga merupakan 23 kemenangan putaran kedua ajang Grand Slam secara beruntun dalam kariernya.
Sekaligus merupakan 15 kemenangan Beruntun di New York yang mengantarkannya menjaga tren kemenangan tanpa putus di AS Terbuka sejak edisi 2024.
Di sisi lain, meski harus menelan kekalahan telak, Polina Iatcenko (22 tahun) tetap bisa meninggalkan New York dengan kepala tegak.
Menjalani debut babak utama Grand Slam pertamanya, Iatcenko mencatatkan sejarah pribadi usai menembus putaran kedua AS Terbuka lewat pertarungan maraton tiga jam 27 menit saat menundukkan Renata Zarazua-salah satu laga terlama di tur WTA musim ini.
Sementara itu bagi Sabalenka, kemenangan ini menjadi sinyal bahaya bagi para pesaingnya di New York. Petenis peringkat satu dunia itu selanjutnya bakal berhadapan dengan wakil Uzbekistan, Kamilla Rakhimova.
Duel Sabalenka vs Rakhimova dijadwalkan pada Jumat mendatang di babak ketiga. Sabalenka memegang keunggulan rekor pertemuan 3-0 atas Rakhimova.
"Secara mental dan fisik, saya jauh lebih kuat dibandingkan pertengahan musim lalu. Saya merasa sudah kembali ke level permainan terbaik saya," tegas Sabalenka optimistis.