AS-Iran Saling Serang, Pemerintah Siapkan Langkah Evaluasi WNI dan Pekerja Migran

July 2026 · 2 minute read

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:32 WIB

Jakarta, VIVA –Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin menyatakan pemerintah tengah menyiapkan langkah antisipasi dan evakuasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) maupun pekerja migran yang berada di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga

Hal tersebut disampaikan Mukhtarudin menyusul meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi prinsipnya pemerintah sudah koordinasi dengan menyiapkan langkah-langkah antisipasi jika terjadi sesuatu yang luar biasa, yang harus melakukan evakuasi yang besar ataupun penanganan yang besar terhadap warga negara Indonesia yang ada di sana," ucap Mukhtarudin kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 17 Juli 2026.

Baca Juga

"Termasuk juga pekerja migran yang ada di kawasan Timur Tengah tersebut," sambung dia.

Sejauh ini, dia menyebut pemerintah terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kedutaan Besar Indonesia dan otoritas terkait untuk mengetahui perkembangan situasi di Iran.

Baca Juga

"Kita lagi sedang koordinasi ya. Koordinasi dengan pihak KBRI, kemudian dengan Kemenlu. Karena ini harus melibatkan otoritas negara lain ya. Jadi semuanya harus sesuai prosedural, sesuai dengan apa nama? hubungan diplomatik kita dengan negara Iran," tutur dia.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arrmanatha Nasir mengatakan belum ada warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan terluka akibat serangan dari Amerika Serikat (AS) ke Iran.

"Jadi sampai saat ini, sejak beberapa waktu terakhir, walaupun sudah mulai kembali lagi serangan dari kedua belah pihak, namun alhamdulillah sampai saat ini belum adanya gangguan kepada atau apa namanya, belum ada impact kepada WNI, dalam arti yang cedera maupun yang mengalami kerugian," ucap Nasir kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Juli 2026.

Nasir menjelaskan, perwakilan Kementerian Luar Ngeri (Kemlu) di sekitar negara kawasan terus melaporkan perkembangan dan situasi terkini para WNI. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan tersebut langsung disampaikan kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono melalui sebuah grup chat.

"Ya, intinya terus setiap hari informasi seluruh perwakilan kita yang ada di kawasan berkoordinasi dan melaporkan perkembangannya, perkembangan situasi baik situasi WNI dan perkembangan kejadian-kejadian yang ada di wilayahnya masing-masing," ungkap dia.

Wakil Presiden AS JD Vance terbang ke Pakistan gelar pembicaraan dengan Iran

Wapres AS Tuduh Israel Berupaya Pengaruhi Warga AS untuk Gagalkan Kesepakatan Akhiri Perang Iran

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menuduh sejumlah anggota pemerintahan Israel berupaya memengaruhi opini publik AS tolak kesepakatan akhiri perang dengan Iran

VIVA.co.id

17 Juli 2026