Jakarta (ANTARA) - Kantor Berita ANTARA dan delegasi dari Provinsi Henan, China, menjajaki kerja sama media yang mencakup kerja sama jurnalis, konten budaya, transformasi digital, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam produksi berita.
“Kita bisa memberikan perspektif asing ke Indonesia, internasional, serta global. Kita juga bisa belajar banyak dari China sehingga kita juga bisa memiliki kesempatan yang sama,” kata Direktur Utama LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar saat menerima kunjungan delegasi Henan di ANTARA Heritage Center, Jakarta, Rabu.
Ia menuturkan kerja sama dengan China dapat menjadi kesempatan untuk mempelajari perkembangan industrinya, sehingga membuka peluang bagi Indonesia untuk mencapai kemajuan serupa.
Selain itu, Benny juga mengatakan kemitraan luar negeri penting bagi kantor berita untuk menjalankan fungsi dasarnya, termasuk menghadirkan perspektif asing dan global bagi masyarakat Indonesia, terutama terkait perkembangan terkini Henan.
Benny menuturkan kunjungan delegasi dari Henan itu istimewa karena delegasi tersebut datang dari berbagai kalangan seperti media, pelaku bisnis, hingga pejabat Departemen Kerja Sama Luar Negeri tingkat provinsi, yang menunjukkan keseriusan mereka dalam membangun kerja sama global secara menyeluruh.
Menurut dia, penjajakan kerja sama itu berpotensi menjadi salah satu jembatan bagi investasi industri China di Indonesia, mengingat salah satu pabrik produsen kendaraan listrik berada di Henan, serta industri perfilman China memiliki keterkaitan erat dengan provinsi tersebut.
Sementara itu, delegasi Henan menawarkan sejumlah bentuk kerja sama, antara lain kanal berbagi konten lintas negara, keikutsertaan dalam platform pengembangan peradaban kebudayaan, digitalisasi pemberitaan, serta program pertukaran jurnalis muda dari kedua negara.
Anggota Komite Tetap Komite Provinsi Henan PKT dan Menteri Departemen Publisitas, Wang Song, yang mewakili delegasi Henan itu mengatakan kedua pihak dapat bersama-sama melakukan peliputan dan memproduksi konten secara berkala.
“Dengan fokus pada proyek kerja sama utama kedua pihak serta pertukaran budaya dan pariwisata, agar masyarakat di kedua pihak dapat memperoleh wawasan yang tepat dan menyeluruh,” ujar Wang Song.
Wang Song menuturkan media mereka telah mengembangkan teknologi realitas virtual dan kecerdasan buatan untuk mendukung produksi berita.
“Kami berharap dapat berbagi pengalaman, saling belajar, serta menemukan cara-cara baru dalam jurnalisme dan komunikasi,” tuturnya.
Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.