Anggaran Pelatnas Atlet Segera Cair, Erick Thohir Pastikan Persiapan Asian Games 2026 Tetap Jalan

July 2026 · 2 minute read

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:57 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir membawa kabar positif terkait pendanaan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) atlet Indonesia. Anggaran tambahan untuk mendukung persiapan menghadapi sejumlah ajang olahraga internasional disebut segera dicairkan oleh pemerintah.

Baca Juga

Erick mengatakan, Kementerian Keuangan melalui jajaran terkait telah memberikan sinyal bahwa pencairan tambahan anggaran akan dilakukan dalam waktu dekat. Hal ini menjadi angin segar bagi para atlet, pelatih, serta federasi olahraga yang tengah menjalankan program pembinaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menteri Keuangan melalui jajaran di direktorat jenderal menyampaikan, dalam satu atau dua minggu ke depan akan mencairkan tambahan anggaran. Mudah-mudahan ada kabar baik," ujar Erick Thohir kepada wartawan di Jakarta, Jumat 31 Juli 2026

Baca Juga

Menurut Erick, kepastian anggaran sangat penting agar program pelatnas dapat berjalan sesuai rencana. Terlebih, Indonesia tengah bersiap menghadapi sejumlah agenda besar, mulai dari Asian Games 2026, SEA Games 2027, hingga Olimpiade 2028.

Meski kondisi anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengalami penyesuaian, Erick memastikan pelatnas untuk atlet prioritas tetap berlangsung. Fokus utama saat ini adalah menjaga kesiapan atlet yang memiliki peluang meraih prestasi pada ajang internasional terdekat.

Baca Juga

"Atlet prioritas langsung dibiayai, sementara yang lain harus menunggu pencairan anggaran," kata Erick.

Erick mengungkapkan, anggaran Kemenpora pada 2026 hanya berada di angka Rp1,15 triliun. Jumlah tersebut jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata anggaran yang dikelola kementeriannya dalam satu dekade terakhir, yakni sekitar Rp2,6 triliun per tahun.

Bahkan, dari total anggaran yang tersedia, masih terdapat sekitar Rp270 miliar yang belum dapat digunakan karena masuk dalam blokir anggaran. Salah satu pos yang terdampak adalah biaya perjalanan dinas.

Namun, Erick menegaskan anggaran perjalanan tersebut bukan diperuntukkan bagi pejabat Kemenpora, melainkan untuk mendukung kebutuhan atlet dan pelatih saat mengikuti kompetisi maupun menjalani pemusatan latihan di dalam serta luar negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perjalanan dinas itu bukan untuk saya atau jajaran Kemenpora, tetapi untuk atlet dan pelatih," tegasnya.

Mantan Ketua Umum PSSI itu juga menjelaskan penggunaan anggaran pelatnas dilakukan secara selektif. Setiap cabang olahraga akan mendapatkan dukungan berdasarkan kebutuhan dan jumlah atlet yang telah ditentukan agar penggunaan dana lebih efektif serta dapat dipertanggungjawabkan.

Halaman Selanjutnya

Dengan adanya tambahan anggaran, Kemenpora berharap pembinaan atlet muda juga bisa berjalan lebih maksimal sebagai bagian dari investasi menuju prestasi jangka panjang Indonesia di berbagai ajang olahraga dunia.