Akreditasi Unggul, Doktor Informatika UNM Serius Garap Riset Teknologi |Republika Online

August 2026 · 3 minute read

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Perkembangan kecerdasan buatan (ARtificial Intelligence/AI), data analis, cyber security, dan transformasi digital mendorong kebutuhan terhadap akademisi serta peneliti informatika yang mampu menghasilkan inovasi. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis memperkuat pendidikan informatika jenjang doktoral setelah Program Doktor Informatika (S3) meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM INFOKOM).

Pencapaian tersebut berdasarkan Keputusan LAM INFOKOM Nomor 005/SK/LAM-INFOKOM/Ak.P/D/VII/2026. Program Studi Informatika pada Program Doktoral Universitas Nusa Mandiri, Kota Jakarta Timur, dinyatakan memenuhi syarat peringkat Akreditasi Unggul, dengan masa berlaku sertifikat sejak 20 Juli 2026 hingga 20 Juli 2029.

Akreditasi Unggul menjadi pengakuan kualitas Program Studi Doktoral Informatika UNM sekaligus memperkuat komitmen kampus dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan inovasi teknologi pada jenjang akademik tertinggi.

Maruloh, Kepala Kampus UNM kampus Rawamangun, mengatakan pencapaian tersebut menjadi kabar positif bagi perkembangan pendidikan informatika di UNM.

“Torehan akreditasi Unggul untuk Program Doktoral Informatika UNM merupakan pencapaian yang membanggakan. Ini menunjukkan komitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan informatika, khususnya pada jenjang doktoral yang memiliki peran penting dalam pengembangan riset dan inovasi teknologi,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, perkembangan teknologi membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, namun juga menghasilkan penelitian dan pemikiran baru.

“Teknologi terus berkembang dan persoalan yang dihadapi juga semakin kompleks. Oleh karena itu, dibutuhkan akademisi dan peneliti yang mampu melakukan riset secara mendalam serta menghasilkan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia industri,” kata Maruloh.

Saat ini, ruang pengembangan informatika semakin luas, mulai dari kecerdasan buatan, keamanan siber, komputasi, data, sistem cerdas hingga teknologi digital. Kondisi tersebut membuka peluang penelitian sekaligus menuntut kehadiran sumber daya manusia dengan kompetensi keilmuan yang lebih mendalam.

“Program Doktoral S3 Informatika UNM hadir sebagai ruang bagi akademisi, profesional, dan peneliti untuk mengembangkan kajian serta menghasilkan kontribusi baru di bidang informatika. Akreditasi Unggul semakin memperkuat posisi program tersebut dalam menjawab kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata dia.

Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus mengembangkan pendidikan yang selaras dengan transformasi teknologi, bisnis dan kebutuhan dunia industri. Penguatan pendidikan informatika pada jenjang doktoral menjadi bagian dari ekosistem tersebut untuk mendorong lahirnya talenta yang mampu mengembangkan riset dan inovasi bagi masa depan digital.

“Akreditasi Unggul juga bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian. Melalui budaya akademik dan riset yang kuat, UNM berupaya menghadirkan inovasi yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat maupun industri,” ungkapnya.

Bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan kompetensi di bidang teknologi dan bisnis digital, informasi dan pendaftaran mahasiswa baru Universitas Nusa Mandiri dapat dilakukan secara online melalui https://pmb.nusamandiri.ac.id. Informasi resmi kampus dapat diakses melalui https://nusamandiri.ac.id/.

Semangat “Ubah Mimpi Jadi Prestasi”, membuat UNM terus mendorong pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkompeten, tetapi juga akademisi dan peneliti yang mampu menghadirkan gagasan serta inovasi untuk menjawab tantangan masa depan digital.