Kami juga meminta masyarakat tidak panik, berbagai langkah dapat dilakukan terutama menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dengan rutin menyapu dan membersihkan teras dan halaman dari abu vulkanik
Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan menerapkan protokol kesehatan (prokes)saat berada di luar rumah guna menghindari abu vulkanik yang turun akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kepala BPBD Cianjur Iwan Karyadi di Cianjur, Minggu, mengatakan abu vulkanik akibat erupsi gunung berapi di Provinsi Lampung sampai ke Cianjur, dimana warga mulai dari utara hingga selatan melaporkan mendapati abu di halaman, teras, tanaman, dan kendaraan.
Oleh karena itu masyarakat diminta melakukan berbagai langkah, termasuk menjaga kesehatan, mengamankan sumber air, hewan ternak dan peliharaan, serta rutin membersihkan lingkungan tempat tinggal dari abu vulkanik.
Baca juga: BPBD: Abu vulkanik Anak Krakatau cukup tebal sampai ke Cianjur
"Kami juga meminta masyarakat tidak panik, berbagai langkah dapat dilakukan terutama menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dengan rutin menyapu dan membersihkan teras dan halaman dari abu vulkanik," katanya.
Untuk beberapa hari ke depan, masyarakat dapat melakukan langkah antisipasi agar abu vulkanik tidak masuk ke dalam rumah, membiasakan menutup pintu dan ventilasi dengan kain atau koran, menutup bak penampungan air,, serta menjaga kesehatan.
Menggunakan masker dan kacamata saat melakukan aktivitas di luar rumah guna menghindari abu masuk ke dalam saluran pernafasan dan mata yang menyebabkan iritasi, rutin membersihkan wajah dengan air dan mencuci tangan setelah beraktivitas.
Baca juga: BNPB: 15 kecamatan di Lampung & Banten terdampak erupsi Anak Krakatau
Masyarakat dapat memantau informasi dan arahan dari dinas terkait mulai dari BPBD, PVMBG, dan BMKG, terkait situasi serta kondisi terbaru terkait erupsi Gunung Anak Krakatau dan bencana alam lainnya.
"Kami akan terus memantau perkembangan, tidak hanya terkait erupsi Gunung Anak Krakatau karena saat ini kemarau masih melanda, sehingga masyarakat di Cianjur dapat bijak menggunakan air untuk membersihkan abu vulkanik di lingkungan tempat tinggal," katanya.
Seiring musim kemarau yang masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur, pihaknya meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan tidak membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan guna menghindari kebakaran lahan.
Baca juga: 4 bandara ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Anak Krakatau
Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.