8 Pemda di Maluku-Nusa Tenggara Dapat Tambahan Bedah Rumah

September 2026 ยท 2 minute read

AKURAT.CO Pemerintah mulai memberikan insentif langsung kepada pemerintah daerah yang dinilai aktif mendukung Program 3 Juta Rumah.

Sebanyak delapan pemerintah daerah di wilayah Maluku dan Nusa Tenggara mendapat apresiasi dalam kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, yang disertai alokasi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Bedah Rumah.

Apresiasi tersebut diberikan dalam kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).

Baca Juga: Kasus Pemotongan Insentif, Pemanggilan Bupati Bogor Rudy Susmanto Tunggu Penyidik KPK

Untuk kategori kabupaten, Kabupaten Halmahera Tengah menjadi Terbaik I, disusul Kabupaten Manggarai Timur sebagai Terbaik II dan Kabupaten Lombok Utara sebagai Terbaik III.

Sementara untuk tingkat kota, Kota Mataram berada di posisi Terbaik I, Kota Kupang Terbaik II, dan Kota Ternate Terbaik III.

Adapun untuk tingkat provinsi, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi Terbaik I dan Maluku Utara Terbaik II. Daftar tersebut juga dikonfirmasi dalam publikasi resmi Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri mengenai apresiasi pemerintah daerah regional Maluku-Nusa Tenggara.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, hadir dan menyerahkan penghargaan kepada pemerintah daerah penerima apresiasi.

Berdasarkan keterangan Kementerian PKP, penghargaan tersebut sekaligus diberikan dalam bentuk alokasi Program Bedah Rumah.

Pemerintah daerah yang meraih peringkat pertama mendapatkan alokasi 300 unit, peringkat kedua 250 unit, sedangkan peringkat ketiga memperoleh 200 unit.

Baca Juga: BTN Salurkan KPP Rp7,4 Triliun, Menteri PKP Apresiasi Peran Strategis Pembiayaan Ekosistem Perumahan

Artinya, penilaian terhadap pemerintah daerah tidak hanya berujung pada pemberian piagam. Kinerja daerah dalam mendukung ekosistem perumahan turut dikaitkan dengan tambahan intervensi program untuk masyarakat.