777 ton bantuan telah disalurkan ke NTT via jalur udara - ANTARA News Bengkulu

August 2026 · 2 minute read

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa dari 15 hingga 21 Agustus bantuan yang telah disalurkan melalui jalur udara kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 777 ton.

"Hingga 21 Agustus 2026, total bantuan yang telah didistribusikan melalui dua jalur udara tersebut mencapai 777.711 kilogram atau sekitar 777,7 ton. Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak di wilayah NTT," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dikutip di Jakarta, Sabtu.

Bantuan tersebut terdiri atas 312.711 kilogram atau sekitar 312,7 ton yang disalurkan menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara dan bantuan yang bersumber dari Dana Siap Pakai (DSP) BNPB melalui pesawat kargo komersial yang mencapai 465.000 kilogram atau 465 ton.

Dukungan logistik juga mencakup kebutuhan hunian sementara. Pada Jumat (21/8), sebanyak 245 unit tenda pengungsi telah dikirim, terdiri atas 201 unit menuju Labuan Bajo dan 44 unit menuju Maumere.

Berikutnya, Berton menyampaikan bahwa dukungan logistik juga mencakup kebutuhan hunian sementara. Pada Jumat (21/8), sebanyak 245 unit tenda pengungsi telah dikirim yang terdiri atas 201 unit menuju Labuan Bajo dan 44 unit menuju Maumere.

Selain itu, sebanyak 2.968 unit tenda keluarga telah dikirim ke kedua wilayah tersebut, dengan rincian 2.332 unit menuju Labuan Bajo dan 636 unit menuju Maumere. Pengiriman tenda menjadi bagian dari dukungan pemenuhan kebutuhan hunian bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Sementara itu, kata dia, persediaan bantuan yang tercatat berada di Gudang Pos Pendukung Logistik Nasional Halim Perdanakusuma pada Jumat (21/8) mencapai 576.948 kilogram atau sekitar 577 ton. Persediaan tersebut berasal dari berbagai kementerian/lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi kemanusiaan, serta pihak lainnya.

Untuk memperkuat distribusi bantuan pada Sabtu, berdasarkan pembaruan rencana penerbangan per pukul 07.00 WIB, Lanud Halim Perdanakusuma menyiapkan empat sortie menggunakan empat pesawat TNI Angkatan Udara, terdiri atas satu Airbus A-4001 dan tiga Boeing.

Pesawat Airbus A-4001 dengan kapasitas sekitar 22 ton direncanakan menuju Maumere. Sementara itu, Boeing A-7305 dengan kapasitas sekitar 10 ton dan Boeing A-7304 dengan kapasitas sekitar 5 ton direncanakan menuju Labuan Bajo. Adapun Boeing A-7306 dengan kapasitas sekitar 10 ton direncanakan menuju Maumere.

Dengan pembaruan tersebut, total kapasitas rencana penerbangan TNI Angkatan Udara pada 22 Agustus mencapai sekitar 47 ton untuk mendukung penguatan distribusi bantuan ke Labuan Bajo dan Maumere.

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.