Jakarta -
Di Jakarta ada beberapa tempat makan tertua yang eksis sejak sebelum Indonesia merdeka. Menu-menu yang ditawarkan khas Nusantara nan legendaris.
Di Jakarta ada banyak tempat makan yang sudah melewati perjalanan panjang. Sebagian di antaranya bahkan tetap mempertahankan resep dan cara penyajian sejak pertama kali berdiri.
Menariknya, tempat makan lawas ini masih ramai dikunjungi hingga sekarang. Cita rasa khas dan suasana klasik menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta kuliner.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk foodies yang ingin mencicipi kuliner legendaris Jakarta, ada sejumlah tempat yang layak masuk daftar. Sebagian di antaranya bahkan eksis sejak Indonesia belum merdeka.
Berikut 7 rekomendasi tempat makan makanan Nusantara legendaris di Jakarta:
Jadi restoran Padang tertua di Jakarta, RM Pondok Djaja terkenal dengan ayam goreng dan bumbu rendangnya. Foto: Google Review
1. RM Pondok Djaja
RM Pondok Djaja berdiri sejak 1969 dan disebut sebagai salah satu RM Padang tertua di Jakarta. Menu andalannya ayam goreng rendang dengan harga mulai Rp30 ribuan.
Ayam gorengnya memakai ayam kampung berukuran kecil dengan rasa gurih. Alamatnya di Jl. KH. Hasyim Ashari No.13B, Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat.
2. RM Sepakat
RM Sepakat dirintis sejak 1967 oleh Hj. Samsidar bersama suaminya. Menu andalannya gulai gajebo, sementara harga lauknya mulai sekitar Rp20.000.
Gulai gajebo dibuat dari sandung lamur dengan bumbu asam padeh yang gurih dan segar. Lokasinya di Jl. Melawai 9, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
3. Gado-gado Bon Bin
Gado-Gado Bon Bin sudah berdiri sejak 1960 dan terkenal dengan gado-gado siramnya. Seporsinya kini sekitar Rp40 ribuan-Rp50 ribuan, tergantung tambahan yang dipilih.
Bumbu kacangnya dibuat dari kacang yang disangrai sehingga teksturnya halus dan gurih. Alamatnya di Jl. Cikini IV No.5, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.
4. Soto Betawi H. Ma'ruf
Soto Betawi H. Ma'ruf sudah dirintis sejak 1940 dan menjadi salah satu kuliner Betawi legendaris. Harga seporsinya mulai sekitar Rp45 ribuan dengan pilihan daging dan jeroan.
Kuahnya memadukan santan, susu, dan rempah dengan isian daging, paru, babat, kikil, atau usus. Lokasinya di Jl. RP. Soeroso No.36A, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.
Di kawasan Cipete, ada opor kuning yang buka sejak 1970an. Foto: Google Review
5. Opor Kuning H. Sa'adih
Opor Ayam Kuning H. Sa'adih telah berjualan sejak 1970-an dan konsisten menawarkan satu menu. Seporsi opor lengkap nasi dan sambal dibanderol sekitar Rp20 ribu - Rp30 ribuan.
Keunikannya terletak pada kuah kuning tanpa santan dengan bumbu rempah yang pekat. Warung ini beralamat di Jl. Puri Mutiara II No.49, Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan.
6. Bakso Cendana
Bakso Cendana mulai berjualan sejak 1965 dan dahulu memakai gerobak di kawasan Jalan Cendana. Kini seporsi bakso dibanderol sekitar Rp25 ribuan dengan pilihan bakso urat atau telur.
Baksonya disajikan bersama sawi, tauge, mie, bihun, atau soun serta tambahan tetelan. Lokasinya sekarang di Jl. Teuku Umar No.10, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.
7. Kedai Zainal Fanani
Kedai Zainal Fanani sudah menjual nasi uduk Betawi sejak 1967 di kawasan Kebon Kacang. Nasi uduknya sekitar Rp4 ribu per bungkus, sedangkan ayam goreng sekitar Rp25 ribuan.
Nasi uduk disajikan dalam bungkus daun pisang dengan taburan bawang goreng dan lauk ayam kampung. Alamatnya di Jl. Kebon Kacang 8 No.5, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Bikin Kalap! Tempat Makan Murah di Gading Serpong yang Punya Aneka Sayur Enak"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)