Jakarta -
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengungkapkan terdapat tujuh maskapai mengajukan penambahan jadwal penerbangan langsung menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) dalam rangka menyambut ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 9-10 Oktober 2026.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemprov NTB Lalu Moh Faozal mengakui untuk konektivitas udara, ada tujuh maskapai yang mengajukan penambahan penerbangan saat MotoGP di Sirkuit Mandalika.
"Tadi, Pak Gubernur dalam rapat Zoom bersama perwakilan maskapai, ada tujuh maskapai baik domestik dan internasional untuk extra flight," kata Faozal dikutip dari Antara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyebutkan maskapai yang mengajukan penambahan penerbangan langsung tersebut, untuk rute internasional Scoot dan AirAsia, yakni Singapura dan Kuala Lumpur. Kemudian, domestik Garuda Indonesia mulai tanggal 8-12 Oktober dari dua jadi tiga kali sehari. Selanjutnya, Lion Air juga dengan beberapa rute, termasuk juga maskapai TransNusa.
"Mudah-mudahan tidak ada kendala," ujarnya.
Selain penambahan penerbangan langsung, sedang didorong pembukaan kembali untuk rute Lombok-Yogyakarta, dan Lombok-Bandung.
"Rute-rute ini diusahakan bisa dibuka sebelum MotoGP berlangsung pada Oktober," ucapnya.
Antisipasi gangguan bencana
Sementara itu, guna mengantisipasi potensi gangguan cuaca atau bencana alam seperti aktivitas erupsi gunung berapi Anak Krakatau, Pemprov NTB menyiagakan skema transportasi alternatif melalui jalur darat dan laut untuk memastikan kelancaran arus logistik serta penonton.
Pihaknya juga akan menggelar rapat koordinasi daerah bersama asosiasi pariwisata yang dijadwalkan berlangsung untuk memfinalisasikan penetapan tarif dan pengawasan operasional lapangan untuk persiapan MotoGP di Sirkuit Mandalika.
"Kita berdoa saja dan berharap kondisi kembali aman, sekaligus menyiapkan rencana darurat transportasi darat/laut," katanya.
(ddn/ddn)