7 Khasiat Buah Matoa, Ampuh Tingkatkan Imun Tubuh

August 2026 · 4 minute read

Daftar Isi

Jakarta -

Buah matoa (Pometia pinnata) menjadi salah satu buah khas Papua yang semakin mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Rasanya yang manis dengan perpaduan cita rasa mirip kelengkeng dan rambutan membuat buah ini digemari banyak kalangan.

Selain memiliki rasa yang unik, buah matoa juga menyimpan berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Kandungan vitamin dan antioksidannya membuat buah ini semakin menarik untuk dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.

Manfaat Buah Matoa

Di balik rasanya yang manis, buah matoa mengandung berbagai nutrisi dan senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa buah ini mengandung vitamin C, vitamin E, flavonoid, polifenol, tanin, hingga saponin yang memiliki aktivitas antioksidan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senyawa antioksidan tersebut membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Sementara itu, berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) kandungan vitamin C pada matoa lebih tinggi dibanding jeruk. Vitamin C berperan dalam menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh dan mendukung pembentukan kolagen. Kombinasi kandungan tersebut membuat buah matoa berpotensi memberikan beragam manfaat kesehatan apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Lantas, apa saja khasiat buah matoa bagi kesehatan?

1. Membantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Khasiat buah matoa yang paling dikenal adalah membantu menjaga daya tahan tubuh. Manfaat ini berasal dari kandungan vitamin C serta berbagai senyawa antioksidan seperti flavonoid dan polifenol.

Vitamin C berperan penting dalam mendukung fungsi sel imun, sedangkan antioksidan membantu melindungi sel kekebalan tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Dengan sistem imun yang bekerja optimal, tubuh menjadi lebih siap melawan infeksi.

Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Farmasi Sains dan Praktis tahun 2021 menunjukkan bahwa buah matoa mengandung vitamin A, C, E, flavonoid, dan senyawa fenolik yang memberikan aktivitas antioksidan cukup tinggi. Kandungan tersebut berpotensi mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.

2. Membantu Menangkal Radikal Bebas

Setiap hari tubuh bisa terpapar radikal bebas yang berasal dari polusi udara, asap rokok, paparan sinar ultraviolet, maupun proses metabolisme alami.

Jika jumlahnya berlebihan, radikal bebas dapat memicu stres oksidatif yang berkontribusi terhadap berbagai penyakit kronis seperti kanker.

Sejumlah penelitian menemukan bahwa ekstrak buah matoa memiliki aktivitas antioksidan yang kuat berkat kandungan flavonoid, tanin, dan senyawa fenolik. Senyawa tersebut bekerja dengan menangkap radikal bebas sehingga membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

3. Berpotensi Membantu Mengurangi Peradangan

Peradangan merupakan mekanisme alami tubuh saat melawan infeksi atau memperbaiki jaringan yang rusak. Namun, peradangan yang berlangsung dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit.

Penelitian dalam jurnal Farmasimed pada tahun 2022 melaporkan bahwa buah matoa menunjukkan aktivitas antiinflamasi. Efek tersebut diduga berasal dari kandungan flavonoid, tanin, alkaloid, dan terpenoid yang mampu menghambat pembentukan senyawa pemicu peradangan.

4. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung

Jantung memerlukan perlindungan dari stres oksidatif agar fungsi pembuluh darah tetap terjaga. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan.

Buah matoa mengandung flavonoid dan polifenol yang diketahui memiliki aktivitas antioksidan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kedua senyawa tersebut dapat membantu melindungi sel dan jaringan pembuluh darah dari kerusakan akibat radikal bebas.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada penelitian klinis yang secara khusus membuktikan konsumsi buah matoa dapat menurunkan risiko penyakit jantung pada manusia.

5. Membantu Menjaga Kesehatan Mata

Buah matoa mengandung vitamin C dan vitamin E yang berperan sebagai antioksidan untuk membantu melindungi jaringan mata dari kerusakan akibat radikal bebas.

Stres oksidatif diketahui menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penurunan fungsi penglihatan seiring bertambahnya usia. Asupan antioksidan yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan mata dalam jangka panjang.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients tahun 2022 menyebutkan bahwa vitamin C dan vitamin E merupakan antioksidan yang berkontribusi dalam menjaga kesehatan mata dengan mengurangi kerusakan oksidatif pada jaringan mata.

6. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit

Kulit menjadi salah satu organ yang paling sering terpapar radikal bebas dari sinar matahari dan polusi. Paparan tersebut dapat mempercepat penuaan kulit apabila tidak diimbangi dengan asupan antioksidan yang cukup.

Buah matoa mengandung vitamin C yang berperan dalam pembentukan kolagen, yaitu protein yang membantu menjaga elastisitas dan kekuatan kulit. Kandungan flavonoid dan polifenolnya juga membantu melindungi sel kulit dari kerusakan akibat stres oksidatif.

Karena itu, mengonsumsi buah yang kaya antioksidan seperti matoa dapat menjadi salah satu cara untuk membantu menjaga kesehatan kulit.

7. Membantu Mengatur Kadar Gula Darah

Buah matoa mengandung flavonoid, yaitu senyawa bioaktif yang banyak diteliti karena berpotensi membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Salah satu mekanisme utamanya adalah dengan menghambat kerja enzim α-glukosidase di usus. Enzim ini berperan memecah karbohidrat menjadi glukosa agar dapat diserap ke dalam aliran darah. Ketika aktivitas enzim tersebut dihambat, proses penyerapan glukosa berlangsung lebih lambat sehingga lonjakan gula darah setelah makan dapat ditekan.

(mal/up)