Jakarta -
Jangan biarkan pengalaman makan di restoran menjadi kurang memuaskan karena kamu memilih area duduk yang salah. Ini 5 area tempat duduk terburuk yang perlu dihindari.
Setiap orang tentunya berharap punya pengalaman memuaskan saat makan di restoran, mulai dari masakan, pelayanan, hingga suasananya.
Namun memilih area tempat duduk yang tepat juga tidak kalah penting untuk dipertimbangkan. Area makan yang tepat memungkinkan kamu mendapat kenyamanan maksimal dan kemudahan akses selama makan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau bisa hindari sejumlah area terburuk, seperti di dekat pintu masuk dan dapur agar tidak terganggu suara bising dan lalu lalang pelayan.
Oleh karena itu, jika ingin mendapatkan pengalaman makan luar biasa di restoran, sebaiknya hindari beberapa tempat yang berpotensi merusak kenyamanan.
Lantas, di mana saja area duduk di restoran yang perlu dihindari? Dilansir dari tastingtable.com (30/7), berikut daftarnya!
1. Dekat bar
Meja bar bukan merupakan tempat ideal untuk duduk di restoran. Foto: Food and Wine
Tempat makan di dekat bar bukanlah pilihan ideal. Di siang hari mungkin area makan ini tidak banyak berpengaruh. Namun, akan berbeda ketika kamu menempati area dekat bar di malam hari. Malam hari, terutama akhir pekan, bar di restoran akan menjadi berisik karena dipenuhi dengan banyak pelanggan yang memesan minuman alkohol.
Selain berisik, meja dan kursi dekat bar di banyak restoran juga tidak nyaman. Meja dan kursinya tinggi tanpa sandaran punggung yang memadai. Ruang gerak di area ini juga sempit, serta berpaparan langsung terhadap kebisingan dan lalu lalang pelayan.
2. Di sebelah pintu dapur
Duduk dekat pintu dapur restoran juga merupakan pilihan buruk, Foto: Getty Images/AnnaStills
Meja di sebelah area pintu dapur juga merupakan pilihan terburuk. Pasalnya area ini menjadi jalur pelayan dan staf berlalu lalang. Selain itu, kamu mungkin akan terganggu dengan potensi suara pintu yang terus menerus terbuka tutup.
Suara teriakkan juga mungkin terdengar ketika chef melontarkan perintah atau peralatan masak yang berjatuhan di lantai.
Tak hanya soal suara, aroma tumisan atau minyak panas dari dalam dapur juga bisa menempel di pakaian dan menganggu indra penciuman. Begitu juga dengan udara di sekitar area masak bisa menyebar ke meja terdekat.
3. Tepat di tengah restoran
Area tengah restoran mungkin terlihat biasa saja. Namun, tanpa disadari, area ini sebenarnya tergolong yang buruk. Tempat duduk tepat di tengah restoran menandakan kamu akan dikelilingi oleh staf yang belalu lalang di sekitar. Hal ini juga bisa memicu perasaan cemas dan keterbatasan ruang gerak jika restoran sedang ramai dan meja-meja berjejer rapat.
Bagi yang sensitif terhadap kebisingan dan keramaian, duduk di tengah ruang makan ramai bisa menimbulkan perasaan kacau. Area yang sering dilewati ini juga membuat kamu merasa kurang mendapatkan privasi.
4. Di samping rombongan besar
Makan di sebelah rombongan besar juga bukan tempat yang ideal. Foto: iStock
Menurut mantan pelayan restoran yang disebutkan situs Tasting Table, melayani rombongan besar merupakan hal sangat menantang. Mengantarkan makanan demi makanan dari dapur ke meja berisi rombongan tersebut membutuhkan banyak waktu.
Jika seorang pelayan melayani rombongan besar, akan sulit bagi pelanggan lain di sekitarnya mendapat perhatian yang layanan yang dibutuhkan.
Oleh karena itu, jika datang berdua atau bertiga ke sebuah resto dan duduk di sebelah kelompok besar, bisa jadi kualitas layanan yang diterima akan menurun karena pelayan terjebak fokus pada tugas ke rombongan tersebut.
Selain potensi penurunan kualitas layanan, kelompok besar juga cenderung lebih berisik, menganggu makan malam atau makan siang yang tenang dan nyaman.
5. Dekat pintu masuk
Dalam beberapa kasus, makan di dekat pintu depan restoran tidak begitu buruk. Sebab, mungkin kamu akan mendapatkan hembusan angin menyejukkan sesekali.
Namun di kasus lain, duduk tepat di sebelah pintu bisa merusak pengalaman makan di restoran. Jika makan di restoran yang ramai, mungkin kamu akan dibombardir dengan suara lalu lintas keras setiap kali pintu dibuka.
Selain itu, banyak orang keluar masuk, antre, atau berlalu lalang sehingga membuat suasana menjadi bising. Privasi juga mungkin tidak bisa ditemukan karena kamu akan melihat setiap orang yang datang atau keluar dari restoran.
Pilihan terbaik yaitu tempat duduk yang lebih jauh di dalam ruangan, terutama di dekat dinding karena terhindari dari keramaian restoran.
Halaman 2 dari 2
(aqr/adr)