5 Fakta Asal-Usul Bakso, Berawal dari Tiongkok kini Jadi Favorit

July 2026 ยท 3 minute read

Jakarta -

Bakso punya perjalanan panjang sebelum menjadi kuliner favorit di Indonesia. Ada kisah menarik di balik asal-usul bakso yang kini populer.

Bakso menjadi salah satu makanan yang sulit dipisahkan dari keseharian masyarakat Indonesia. Hidangan ini mudah ditemukan, mulai dari gerobak kaki lima hingga restoran.

Di balik kelezatannya, bakso ternyata memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Kuliner ini berkembang lewat percampuran budaya yang berlangsung selama ratusan tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut ini 5 fakta asal-usul bakso di Indonesia:

Susia Garden: Adem! Makan Bakso Cirawang di Tengah Kebun 'Tersembunyi' di JakselBakso yang populer di Indonesia berasal dari kuliner Tionghoa. Foto: detikFood

1. Berasal dari Kuliner Tiongkok

Bakso diyakini berasal dari tradisi kuliner Tiongkok yang telah berkembang sejak lama. Hidangan serupa dikenal sebagai bola daging atau meatball.

Nama bakso juga berasal dari dialek Hokkien. Kata 'bak' berarti daging, sedangkan 'so' merujuk pada daging yang digiling halus.

Saat dibawa para perantau Tionghoa ke Nusantara, resepnya ikut berkembang. Bahan dan cara penyajiannya kemudian menyesuaikan selera masyarakat setempat.

2. Legenda Ming Bo dalam Sajian Bakso

Sejarah bakso juga lekat dengan kisah Ming Bo yang cukup populer di Tiongkok pada abad ke-17.

Dikisahkan seorang anak bernama Ming Bo ingin menyenangkan ibunya yang sudah lanjut usia dan tidak mampu mengunyah daging.

Ia kemudian menggiling daging hingga sangat halus, membentuknya menjadi bola-bola, lalu merebusnya agar mudah dimakan.

3. Dibawa ke Indonesia oleh Perantau

Bakso diperkirakan masuk ke Indonesia bersama para pedagang dan perantau Tionghoa. Jalur perdagangan membuat kuliner ini cepat dikenal masyarakat.

Awalnya bakso dibuat menggunakan daging babi seperti di daerah asalnya. Namun resep itu berubah setelah berkembang di Indonesia.

Mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam sehingga bahan bakunya berganti. Daging sapi, ayam, ikan, hingga kerbau kemudian lebih banyak digunakan.

Bakso gepeng di Jakarta dan TangerangSetelah dibawa oleh perantau Tionghoa ke Indonesia, bakso kemudian melebur menjadi kuliner Nusantara. Foto: Google Review

4. Berubah jadi Kuliner Nusantara

Seiring waktu, bakso tidak lagi hanya dikenal sebagai makanan khas Tiongkok. Hidangan ini tumbuh menjadi bagian dari kuliner Indonesia.

Banyak daerah menghadirkan versi bakso dengan ciri khas masing-masing. Hal itu membuat ragam bakso di Indonesia semakin beragam.

Kini muncul aneka kreasi seperti bakso isi telur, bakso mercon, hingga bakso beranak. Beberapa bakso yang terkenal di Indonesia misalnya seperti bakso Wonogiri, bakso Solo, dan bakso Malang.

5. Makin Populer Melalui Pedagang Bakso

Popularitas bakso juga tidak lepas dari peran para pedagang keliling. Mereka mengenalkan hidangan ini ke berbagai daerah di Indonesia.

Banyak pedagang bakso berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Daerah seperti Solo, Wonogiri, dan Malang dikenal memiliki tradisi berdagang bakso.

Melalui tradisi merantau, usaha bakso terus berkembang dari waktu ke waktu. Kini hampir setiap kota memiliki pedagang bakso dengan cita rasa khas.

Halaman 2 dari 2

Simak Video "Pecinta Bakso Wajib Cicipi Bakso Gepeng Khas Pontianak"
[Gambas:Video 20detik] (dfl/adr)