3 Pengguna Gugat Apple Terkait Aplikasi Dompet Kripto Palsu

July 2026 · 2 minute read

Liputan6.com, Jakarta - Selama bertahun-tahun, tidak sedikit aplikasi mata uang kripto palsu berhasil lolos dari peninjauan App Store dan merugikan pengguna. Pada 2023, Apple menghilangkan aplikasi Trezor palsu setelah berhasil menduduki pencarian teratas App Store.

Pada tahun berikutnya, aplikasi Rabby Wallet palsu dikaitkan dengan laporan pencurian dana. Selain itu, pada 2017, aplikasi MyEtherWallet palsu juga menduduki peringkat ketiga di App Store sebelum akhirnya dihapus.

Dilaporkan 9to5Mac, Rabu (29/7/2026), seorang pengguna iPhone bernama Danyell Shin juga mengajukan gugatan perwakilan kelompok setelah kehilangan lebih dari USD 80.000 (Rp 1,4 miliaran) akibat Swiftcrypt. Terdapat laporan serupa lainnya yang memakan korban banyak.

Sebagaimana dilaporkan MacRumors, tiga pelanggan mengajukan gugatan hukum setelah diduga mengalami kerugian sebesar USD 1,8 juta (Rp 32,5 miliaran) akibat Sparrow Wallet palsu.

Dalam gugatan disebutkan Apple gagal dalam membangun reputasi App Store sebagai pasar yang aman serta menduga aplikasi Sparrow Wallet palsu lainnya masih tersedia di App Store meskipun telah dilaporkan.

Ketiga penggugat menuduh Apple melanggar hukum perlindungan pelanggan di California, Louisiana, dan Massachusetts. Mereka juga mengklaim penipuan dan kelalaian dalam memberikan informasi salah, penyembunyian informasi, beserta gagal memperingatkan pengguna terhadap aplikasi mata uang kripto palsu.

Menurut dokumen pengajuan, mereka menuntut Apple mengganti kerugian atas Bitcoin yang hilang serta membayar ganti rugi tambahan. Selain itu, meminta Apple untuk memperketat proses peninjauan dan memberikan peringatan lebih jelas lagi.

Menanggapi hal ini, Apple menyatakan kepada MacRumors, “Kami telah mengambil tindakan cepat untuk menghapus aplikasi apapun yang menyamar sebagai Sparrow Wallet dari App Store serta menutup akun pengembang berkaitan dengan aplikasi-aplikasi tersebut.”

Perusahaan juga memberitahu pengguna dapat melapor melalui https://reportaproblem.apple.com.