3 helikopter Chinook asal Jepang perkuat pemadaman karhutla Kalimatan Barat
Kamis, 10 September 2026 16:15 WIB
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus kurniawan menyambut kedatangan kapal kenegaraan Jepang, JS Kunisaki, yang membawa personel dan peralatan pendukung dalam misi kemanusiaan Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR) untuk membantu penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat di Pelabuhan Internasional Kijing, Kamis (10/9/2026) (Antara : HO-Prokopim Kalbar)
Pontianak (ANTARA) - Tiga helikopter berat CH-47 Chinook dari Jepang memperkuat operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat yang menghadapi tantangan lahan gambut dan keterbatasan sumber air.
Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan saat menyambut kedatangan kapal Jepang JS Kunisaki di Mempawah, Kamis, menyampaikan terima kasih atas bantuan Pemerintah Jepang untuk penanganan karhutla.
"Yang pertama tentu saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Jepang yang sudah mengirimkan kapal, personel dan peralatan untuk membantu Indonesia, secara khusus Kalimantan Barat," kata Krisantus.
Ia mengatakan tiga helikopter yang dibawa JS Kunisaki akan mendukung pemadaman dari udara dan pengangkutan logistik ke lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
"Api tidak mudah padam karena banyak lahan gambut. Api bisa menjalar dari bawah dan sulit dipandang dengan mata," tuturnya.
Kondisi tersebut membutuhkan personel dan peralatan yang memadai karena api dapat terus merambat di bawah permukaan meskipun kobaran di atas tanah telah dipadamkan.
Selain lahan gambut, keterbatasan sumber air juga menjadi kendala dalam pemadaman karhutla di sejumlah wilayah.
Sejumlah sungai mengalami penyurutan sehingga air laut masuk ke aliran sungai dan menyebabkan air menjadi asin serta sulit digunakan untuk pemadaman.
"Air untuk memadamkan api juga kita kekurangan sehingga harus mengambil air dari tempat yang cukup jauh," katanya.
Karena itu, keberadaan tiga CH-47 Chinook diharapkan memperkuat kemampuan pemadaman dari udara, terutama untuk menjangkau titik api yang sulit ditangani menggunakan armada darat.
Krisantus mengatakan lokasi operasi helikopter akan ditentukan melalui koordinasi TNI, Polri, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berdasarkan titik api yang terdeteksi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tiga Chinook Jepang terjun padamkan karhutla Kalbar
Pewarta : Rendra Oxtora
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.